Sabtu, 01 Juni 2013

Humor


CERITA GILA

Pada suatu ketika, salah satu program unggulan yakni berita unggulan di stasiun televisi unggulan mendadak terkena musibah unggulan (Okeh, lupakan saja!!!) . Karena semua pembawa berita terkena penyakit yang sangat berbahaya, menular dan mematikan yaitu diare secara bersamaan disebabkan mereka memakan makanan dari hajatan tetangga televisi sebelah (padahal itu makanan dua hari yang lalu, ssssst jangan bilang-bilang loh!). Sehingga pimpinan redaksi progam berita tersebut menyewa pembawa berita dari program Silat Investigasi, Peniti Bross. Ternyata eh ternyata, Peniti Bros juga berhalangan hadir karena harus menghadiri pemakaman buyut kucing-kucingnya neneknya (halah blepotan ngomongnya!!). Yah, mau gak mau dengan tampang sedih ala di sinetron-sinetron, Olga Syahputrapun menggantikan Peniti Bros sebagai pembawa beritanya.
Rolliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing Actioooooooon !!!!!!!!!!
Olga                : “Selamat sore pemirsah! Salam berputar-putar di Indonesia!!
Kembali jumpa lagi dengan saya. Artis papan atas yang cetarrrrrr membahana badai pohon tumbang (loe pikir syahrini??? -_-) di program berita Silat Inpestigasi (ludahnya sampai muncrat di kamera)”
Kameramen 1  : “Mbak Olga, ini acara berita mbak (kameramen bisik-bisik)”
Olga                : “Oh, iya gue lupa (sambil nyengir kuda)
                          Maap pemirsah. Ternyata kita jumpa lagi pada program berita unggulan Berputar-putar di sekitaran Indonesia. Disini saya Olga Syahputra, akan membahas hal-hal yang tabu menjadi layak untuk diperbincangkan dan kami akan kupas setajam....
                          (Staf kreatif melambaikan tangan)”
Staf                 : “Berita mbak!! (sambil ngelus dada)”
Olga                : “Oh gitu ya? Bawel loe ah
Berita teraktual, pakta dan terpercaya akan kami rangkum di berputar-utar Indonesia”
IIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIII
Olga                : “Berita terpaktual datang dari jawa ...... (kamera nimpuk kepala Olga)
Ini kameramen dodol banget sih. Gue tamu tauk!!!! (sambil melotot ala Susana)
Kembali ke berita. Pemerkosaan terjadi di Su..., jawa ..... Betina yang bernama bunga (nama disamarkan) menjadi korban pemerkosaan oleh jantan berinisial KTT. Bunga yang diwawancarai di kantor polisipun hanya diam saja sedangkan tersangka berinisial KTT , loncat-loncat kegirangan (Aneh???)”
Olga                : “Berikut liputan kami (kamera nimpuk mata olga yang melotot)
Mau gue hajar nih kameramen!!!!!”
IIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIII
Narator                        : “Pemirsa, pemerkosaan lagi-lagi terjadi di jawa ......
Korban berinisial bunga tampak tenang-tenang saja tanpa ada tangisan sedikitpun. Sedangkan tersangka loncat-loncat tak karuan di kantor polisi”
Pewawancara 1           : “Mbak gimana kronologi kejadiannya???”
Bunga              : “...........” (diam)
Pewawancara 2           : “Mbak, bisa ceritakan perasaan anda??”
Bunga              : “..........” (diam sambil tolah-toleh)
Pewawancara 3           : “Mbaknya kenapa diam??”
Bunga              : “..........” (diam sambil mondar-mandir)
Pewawancara 1           : “Diem mulu, mau disembelih nih rupanya (ketiga pewawancara muncul tanduk sama taringnya)
Yang buat cerita : “Liat dulu dong siapa yang diwawancara!! -_- “ (Gaje)”
Pewawancara 1,2 dan 3 : “Aduh!” (jitak yang buat cerita)
Narator                        : “Baiklah pemirsa, berikut wawancara kepada Kepala Kesat Eskrim”
IIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIII
Kepala             : “Jadi, tersangka yang telah melakukan kejahatan pada saudari Bunga ini akan dijatuhi pasal kue berlapis tentang tindakan kekerasan seksual dan kriminalitas yakni hukuman disembelih ”
IIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIII
Narator                        : “Pelaku yang dibawah umur yaitu umur 3 tahun akan dijatuhi hukuman penjara dan hukuman mati. Demikian berita dari su...., jawa ... (disensor). Rekan Anita dan kameramen Nizam melaporkan”
IIIIIIIII IIIIIIIIIIIIIIII

Note : KTT (Kelinci Tak Tahudiri)
Olga                : “Nafsu telah mengalahkan segalanya. Kita sebagai manusia hanya bisa mengontrolnya (lidahnya ketekuk).
Dan semoga Yang Kuasa memaafkan kesalahan kita (menolehkan kepala ke kamera 1)
Dan selamat hari Pers (menoleh ke kamera 2)
Dan saya Olga Syahputra mengundurkan diri (mendongak ke atas, kearah kamera 3)
Sampai jumpa di lain kesempatan (menjulurkan lidah lalu menoleh kebelakang)
Bruuuuk !!! (kepala ngebentur kamera lagi)
Ah, kameramen sialan!!!!!! (lepas high heelsnya, siap-siap lempar kameramennya)

Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit (siaran hilang)
Lupakan kalau ceritanya basi
Yan penting persnya heppi (gaknyambung)
#kibas rambut
#tiup poni
#berlalu pergi
Sumber gambar: www.fixya.com
Ide cerita                     : Taufik Nur Rahmadi (Opick)
 Oki doki J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar