CERITA GILA
Pada
suatu ketika, salah satu program unggulan yakni berita unggulan di stasiun
televisi unggulan mendadak terkena musibah unggulan (Okeh, lupakan saja!!!) .
Karena semua pembawa berita terkena penyakit yang sangat berbahaya, menular dan
mematikan yaitu diare secara bersamaan disebabkan mereka memakan makanan dari
hajatan tetangga televisi sebelah (padahal itu makanan dua hari yang lalu,
ssssst jangan bilang-bilang loh!). Sehingga pimpinan redaksi progam berita
tersebut menyewa pembawa berita dari program Silat Investigasi, Peniti Bross.
Ternyata eh ternyata, Peniti Bros juga berhalangan hadir karena harus
menghadiri pemakaman buyut kucing-kucingnya neneknya (halah blepotan
ngomongnya!!). Yah, mau gak mau dengan tampang sedih ala di sinetron-sinetron,
Olga Syahputrapun menggantikan Peniti Bros sebagai pembawa beritanya.
Rolliiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing
Actioooooooon !!!!!!!!!!
Olga
: “Selamat sore pemirsah!
Salam berputar-putar di Indonesia!!
Kembali
jumpa lagi dengan saya. Artis papan atas yang cetarrrrrr membahana badai pohon
tumbang (loe pikir syahrini??? -_-) di program berita Silat Inpestigasi
(ludahnya sampai muncrat di kamera)”
Kameramen
1 : “Mbak Olga, ini acara berita mbak
(kameramen bisik-bisik)”
Olga : “Oh, iya gue lupa (sambil
nyengir kuda)
Maap
pemirsah. Ternyata kita jumpa lagi pada program berita unggulan Berputar-putar
di sekitaran Indonesia. Disini saya Olga Syahputra, akan membahas hal-hal yang
tabu menjadi layak untuk diperbincangkan dan kami akan kupas setajam....
(Staf
kreatif melambaikan tangan)”
Staf : “Berita mbak!! (sambil ngelus dada)”
Olga : “Oh gitu ya? Bawel loe ah
Berita
teraktual, pakta dan terpercaya akan kami rangkum di berputar-utar Indonesia”
IIIIIIIII
IIIIIIIIIIIIIIII
Olga : “Berita terpaktual datang dari
jawa ...... (kamera nimpuk kepala Olga)
Ini
kameramen dodol banget sih. Gue tamu tauk!!!! (sambil melotot ala Susana)
Kembali
ke berita. Pemerkosaan terjadi di Su..., jawa ..... Betina yang bernama bunga
(nama disamarkan) menjadi korban pemerkosaan oleh jantan berinisial KTT. Bunga
yang diwawancarai di kantor polisipun hanya diam saja sedangkan tersangka
berinisial KTT , loncat-loncat kegirangan (Aneh???)”
Olga : “Berikut liputan kami (kamera
nimpuk mata olga yang melotot)
Mau
gue hajar nih kameramen!!!!!”
IIIIIIIII
IIIIIIIIIIIIIIII
Narator : “Pemirsa, pemerkosaan
lagi-lagi terjadi di jawa ......
Korban
berinisial bunga tampak tenang-tenang saja tanpa ada tangisan sedikitpun.
Sedangkan tersangka loncat-loncat tak karuan di kantor polisi”
Pewawancara
1 : “Mbak gimana kronologi
kejadiannya???”
Bunga : “...........” (diam)
Pewawancara
2 : “Mbak, bisa ceritakan
perasaan anda??”
Bunga : “..........” (diam sambil
tolah-toleh)
Pewawancara
3 : “Mbaknya kenapa diam??”
Bunga : “..........” (diam sambil
mondar-mandir)
Pewawancara
1 : “Diem mulu, mau disembelih
nih rupanya (ketiga pewawancara muncul tanduk sama taringnya)
Yang
buat cerita : “Liat dulu dong siapa yang diwawancara!! -_- “ (Gaje)”
Pewawancara
1,2 dan 3 : “Aduh!” (jitak yang buat cerita)
Narator : “Baiklah pemirsa,
berikut wawancara kepada Kepala Kesat Eskrim”
IIIIIIIII
IIIIIIIIIIIIIIII
Kepala : “Jadi, tersangka yang telah
melakukan kejahatan pada saudari Bunga ini akan dijatuhi pasal kue berlapis
tentang tindakan kekerasan seksual dan kriminalitas yakni hukuman disembelih ”
IIIIIIIII
IIIIIIIIIIIIIIII
Narator : “Pelaku yang dibawah
umur yaitu umur 3 tahun akan dijatuhi hukuman penjara dan hukuman mati.
Demikian berita dari su...., jawa ... (disensor). Rekan Anita dan kameramen
Nizam melaporkan”
IIIIIIIII
IIIIIIIIIIIIIIII
Note
: KTT (Kelinci Tak Tahudiri)
Olga : “Nafsu telah mengalahkan
segalanya. Kita sebagai manusia hanya bisa mengontrolnya (lidahnya ketekuk).
Dan
semoga Yang Kuasa memaafkan kesalahan kita (menolehkan kepala ke kamera 1)
Dan
selamat hari Pers (menoleh ke kamera 2)
Dan
saya Olga Syahputra mengundurkan diri (mendongak ke atas, kearah kamera 3)
Sampai
jumpa di lain kesempatan (menjulurkan lidah lalu menoleh kebelakang)
Bruuuuk
!!! (kepala ngebentur kamera lagi)
Ah,
kameramen sialan!!!!!! (lepas high heelsnya, siap-siap lempar kameramennya)
Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit
Tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit (siaran hilang)
Lupakan
kalau ceritanya basi
Yan
penting persnya heppi (gaknyambung)
#kibas
rambut
#tiup
poni
#berlalu
pergi
Ide cerita : Taufik Nur Rahmadi (Opick)
Oki doki J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar