Sansievera Lambang Persahabatan UNY dan UNESA
Sebanyak
delapan mahasiswa prodi Pendidikan IPA Universitas Negeri Yogyakarta yang
tergabung dalam himpunan mahasiswa Pendidikan IPA (HIMA IPA) menjadi delegasi
dalam Forum Mahasiswa Pendidikan IPA/ Sains (FORMIPA) Indonesia. Delapan
diantaranya adalah Al Fatah Fathoni yang juga menjabat sebagai Ketua FORMIPA,
Dwi Laras Ratri sebagai Sekretaris di FORMIPA, Rasyid Zuhdi selaku Ketua HIMA
IPA 2013, Hizkia Yoga Adhitama selaku Ketua Divisi Humas HIMA IPA 2013, Yuliana
dan Wulan Sari Ningsih selaku staff Humas HIMA IPA, Siti Nur Hasanah staff
Kesma, serta Rindy Prasetyo staff PPSDM.
Kedelapan
mahasiswa delegasi tersebut mengikuti serangkaian kegiatan Musyawarah Nasional
III FORMIPA Indonesia yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya,
Surabaya. Musyawarah Nasional tersebut merupakan yang ketiga kalinya setelah
sebelumnya (Musyawarah Nasional II) diselenggarakan di Yogyakarta tahun lalu.
Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 4-5 Mei 2013 tersebut berlangsung
dengan lancar dan penuh dengan suasana akrab dan kekeluargaan.
Serangkaian
kegiatan diawali dengan acara Seminar Bedah Kurikulum 2013. Seminar dengan tema
“Penguatan Karakter Pendidikan IPA Masa Depan Melalui Implementasi Kurikulum
2013” tersebut diisi oleh Dr. Wahono Widodo dan Prof. Dr. Sri Poedji Astuti
dari Universitas Negeri Surabaya. Kemudian seusai menunaikan ibadah sholat
Dzuhur, acara inti dilanjutkan di Wisma Cipunegara, Jalan Cipunegara, Surabaya.
Musyawarah Nasional III tersebut dibuka oleh Ketua FORMIPA Indonesia, Al Fatah
Fathony pukul 15.30 WIB. Kemudian dilanjutkan testimoni oleh ketua Himpunan
Mahasiswa masing-masing universitas. Semangat para delegasi terus dikobarkan
dengan teriakan “Hidup Mahasiswa!!”
Sidang
Musyawarah Nasional III tersebut membahas mengenai tata tertib sidang, Laporan
Pertanggungjawaban (LPJ), AD/ART, dan rencana program kerja mendatang. Pada
sidang tersebut juga melantik Universitas Negeri Malang (UM) sebagai anggota
baru FORMIPA Indonesia. Sidang akhirnya berakhir pada pukul 00.23 WIB.
Hari
kedua dari serangkaian Munas III diisi dengan acara jalan-jalan. Diawali dengan
jalan pagi sekitar kompleks dan sharing proker masing-masing HIMA dengan
santai, dilanjutkan penutupan Munas III. Penutupan diakhiri dengan penyerahan
kenang-kenangan dari UNESA untuk semua universitas. Tanaman Sansivera menjadi
kenang-kenangan spesial dari UNY untuk UNESA. “Tanaman Sansievera ini menjadi
simbol persahabatan antara UNY dan UNESA. Kami berharap Sansivera ini dapat
tumbuh di Surabaya. Sehingga besok anak cucu kami bila ke sini dapat melihat
tanaman ini,” ungkap Rasyid Zuhdi dengan penuh semangat.
Sebelum
kembali ke universitas masing-masing, panitia dari UNESA mengajak jalan-jalan
ke Tugu Pahlawan dan Sampoerna House. Namun, sayang karena delegasi UNY dan delegasi
UST tidak dapat ikut ke Sampoerna House dan harus cepat-cepat kembali ke
Yogyakarta karena hari Senin masih ada kuliah, sehingga dari Surabaya harus
siang hari agar dapat istirahat. (Wulan)


keren, munas ke V FORMIPA akan dilaksanakan di UST loh.
BalasHapus