Sabtu, 01 Juni 2013

Nilai Plus dari Pameran Media Pembelajaran


Nilai Plus dari Pameran Media Pembelajaran
           
Pameran Media Pembejaran adalah pameran yang diselenggarakan untuk menunjukkan media-media pembelajaran hasil karya seseorang kepada halayak umum. Sebenarnya tujuan dari pameran media pembelajaran adalah untuk mengenalkan media pembelajaran yang inovatif, relevan dan praktis untuk memperbaiki pembelajaran di kelas. Pada bulan Mei 2013, Prodi Pendidikan IPA UNY telah menyelenggarakan 2x pameran media pembelajaran yaitu pada 18 Mei 2013 yang diselenggarakan oleh HIMA IPA UNY bersamaan dengan agenda Young Science Competition dan pada 31 Mei 2013 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Pendidikan IPA A 2011.
Pameran Media Pembelajaran IPA yang diselenggarakan oleh HIMA IPA di Fakultas Ilmu Pendidikan mengundang guru-guru SMP Jateng DIY. Pameran Media Pembelajaran IPA tersebut memang didesain untuk diperlihatkan pada guru-guru pembimbing YSC yang sedang menunggu siswanya berkompetisi.
  




 Para guru pembimbing tersebut selain mendapatkan pengalaman membimbing Olimpiade juga mendapatkan pengetahuan lebih dari pameran media pembelajaran. Media pembelajaran yang ditampilkan di pameran tersebut adalah hasil karya mahasiswa Pendidikan IPA dari beberapa angkatan. Beberapa media tersebut antara lain, struktur rantai DNA, Struktur kromosom, Alarm Banjir , struktur molekul , teropong bintang, strukut sel dll. Media-media tersebut sebelumnya disimpan di Laboratorium IPA FMIPA UNY.
            Untuk menjadi guru IPA yang baik tidak cukup hanya kepandaian dalam memahami IPA saja, namun juga kreativitas dan ketrampilan dalam menggunakan media pembelajaran. Dalam hal ini, HIMA IPA juga menyelenggarakan Smart Teaching Competition (STC). STC diselenggarakan pada tanggal 4 Mei 2013 di Ruang Seminar FMIPA UNY. Kompetitisi yang diikuti dari beberapa Universitas di DIY ini melahirkan calon-calon guru berbakat, yaitu:
1.       1.    Meida Nur Azizah dari UIN sebagai juara 1
2.      2. Ganie Indra Viantoro dari UNY sebagai juara 2
3  Ernawati dari UST sebagai Juara 3 

           Layaknya sebuah hasil karya seni bernilai tinggi, media pembelajaran tentu harus dipamerkan pada halayak umum agar dikenal fungsi dan kualitasnya. Siswa yang akan menjadi sasaran pembelajaran juga perlu mengenal dan mengetahui adanya media tersebut. Seperti halnya sebuah galeri seni, sebaiknya Laboratorium IPA juga membuka pameran minimal 2-3 kali setiap tahunnya. Dengan adanya pameran media pembelajaran yang diadakan HIMA IPA bertepatan pada Young Sience Competition , siswa-siswa SMP juga  ikut melihat pameran tersebut untuk menambah pengetahuan. Tidak adanya pameran media akan mengurangi nilai fungsi dari media tersebut karena kurang dikenal.



            Media pembelajaran IPA akan membantu siswa belajar IPA dengan lebih menyenangkan. Jika siswa senang untuk belajar IPA maka mereka akan dapat meraih prestasi lebih tinggi seperti para juara Young Science Competition (YSC). Young Science Competition yang bertempat di Ruang Abdullah Sigit FIP UNY ini melahirkan juara baru pada 18 Mei 2013. Para Juara YSC tersebut yaitu,
1.      Setianing Wikanthi dari SMP N 8 Yogyakarta sebagai Juara 1
2.      Ihtarosi Nuraeni dari SMP 1 Sanden sebagai Juara 2
3.      Fina Wulandari Mardiyana dari SMP N 1 Muntilan sebagai Juara 3
4.      Aflah Ariq Herindrawan SMP N 4 Pakem sebagai Juara Harapan 1
5.      Riyanto dari SMP 1 Sanden sebagai Juara Harapan 2
 

            Lain halnya dengan pameran media yang diselenggarakan HIMA IPA UNY, pameran media pembelajaran yang diselengarakan Mahasiswa Pendidikan IPA A 2011 tidak hanya untuk dipamerkan saja . Akan tetapi pameran tersebut diadakan sebagai tugas akhir semester mata kuliah Pengembangan Media Pembelajaran IPA yang membutuhkan penilaian media yang dipamerkan. Pameran media pembelajaran IPA yang diadakan pada Jumat, 31 Mei 2013 ini tidak hanya diselenggarakan oleh mahasiswa Pendidikan IPA A 2011, namun mahasiswa Pendidikan Biologi Reguler dan Internasional 2011 juga turut serta.
            Media Pembelajaran IPA yang dipamerkan oleh mahasiswa Pendidikan IPA A 2011 ini adalah media inovasi terbaru. Pameran media yang diselenggarakan di Lobby Laboratorium FMIPA ini menampilkan 8 media dari Pendidikan IPA, 9 media  dari Pendidikan Biologi dan 5 media dari Pendidikan Biologi Internasional. 8 Media IPA yang dibuat oleh mahasiswa Pendidikan sebagian besar memiliki media audio sebagai pelengkap. Media karya mahasiswa Pendidikan IPA A 2011 tersebut antara lain,
1.      Alpica (Alat Pemisah Campuran) berupa alat destilasi sederhana oleh Nuzul Aliya dkk
2.      Sistem Gerak Manusia berupa charta Proses Osifikasi, Silent Photo Squence dan audio oleh Lina Safitri dkk
3.      Buku Pop Up Klasifikasi Makhluk Hidup+audio oleh Wheny Anif dkk
4.      Sistem Pencernaan Manusia berupa audio charta dan Kartu GP (gangguan Pencernaan) oleh Laila Nurhayati dkk
5.      Konversi Energi oleh Sri Kusyani dkk
6.      Sistem Peredaran Darah+audio oleh Meta Luwitasari dkk
7.      Metamorfosis kupu-kupu+audio “Buterfly box” oleh Dewi Qurrotul A’yun dkk
8.      Efek Rumah Kaca oleh Nuri Kiswandari dkk
Di samping nilai plus dari pameran media pembelajaran, ada nilai negatif yang didapat dari pameran media ini yaitu pemborosan biaya jika pembuatan media pembelajaran harus menggunakan barang baru yang cukup mahal. Untuk itu, perlu adanya kebijakan dalam menentukan bahan untuk membuat media pembelajaran. Dengan memanfaatkan barang bekas yag ada, sebenarnya kita bisa membuat media inovatif yang menarik dan hemat biaya. Bagi mahasiswa Prodi Pendidikan yang akan membuat pameran media tahun depan, sebaiknya memikirkan bahan pembuatan sejak awal. Dengan demikian dapat menghemat biaya sekaligus memanfaatkan barang bekas yang sudah tidak berguna sebagai langkah awal memperbaiki kondisi lingkungan.
Laila


Tidak ada komentar:

Posting Komentar