Senin, 26 Agustus 2013

KELINCI BAK KUNANG-KUNANG



Sekelompok kelinci yang lahir di University of Istanbul, Turki, berbeda dengan kelinci pada umumnya. Rekayasa genetika membuat kelinci tersebut mampu menyala dalam gelap. Kelinci mampu menyala dalam gelap sebab peneliti dari universitas tersebut menyisipkan gen ubur-ubur. Gen ubur-ubur menghasilkan protein yang membuat hewan mampu bercahaya jika terpapar sinar ultraviolet.
Penyisipan gen ubur-ubur bukan tanpa tujuan. Dengan penyisipan ini, peneliti ingin mengetahui apakah material genetik tertentu dari satu hewan berhasil disisipkan pada hewan lain. Selain itu, bisa membantu peneliti melakukan rekayasa genetika kelinci sehingga bisa dimanfaatkan sebagai "pabrik obat".
Gen tertentu bisa disisipkan pada kelinci sehingga hewan itu menghasilkan molekul tertentu yang dibutuhkan. Molekul bisa dipanen dari air susu.
Sebagai contoh, penyisipan gen ubur-ubur membantu eksperimen Mayo Clinic mengetahui kesuksesan rekayasa kucing yang resisten feline immunodeficiency virus (FIV).
Diberitakan Foxnews, Kamis (15/8/2013), dalam eksperimen, peneliti Mayo Clinic menyisipkan gen pembawa protein yang membuat kucing resisten terhadap FIV. Tanpa gen ubur-ubur, peneliti akan kesulitan mengetahui apakah kucing hasil eksperimen benar-benar telah resisten terhadap FIV. Gen ubur-ubur berfungsi seperti penanda resistensi itu.
Dengan membuat kelinci bercahaya, peneliti mampu membedakan kelinci yang sudah membawa gen yang disisipkan dan yang tidak. Gen ubur-ubur, selain pada kelinci dan kucing, juga pernah disisipkan pada babi dan anjing. Peneliti dari University of Hawaii dan Marmara University juga terlibat eksperimen ini.
Dari pemaparan berita di atas,  memberikan bukti bahwa zaman modern sekarang ini memberikan banyak peluang untuk menghasilkan ide/ inovasi baru yang mengguncang mata dunia. Semua itu berawal dari rasa ingin tahu yang besar dari penemunya. Luar negeri saja bisa, kenapakita, Indonesia tidak. Katakan YES untuk MAJU!
http://sains.kompas.com/read/2013/08/20/0543404/Kelinci.Transgenik.Bercahaya.bak.Kunang-kunang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar