Jumat, 24 Mei 2013

Cetar



CERITA SEBENTAR
Terima Kasih Telah Menolak Saya

            Seorang pria bernama Jack bermimpi untuk menulis buku. Bukan buku biasa. Rencananya buku itu berisi kumpulan kisah nyata yang unik, menggugah, dan ditulis singkat-singkat. Jack percaya buku itu akan disukai, sehingga menulis lah ia dengan penuh semangat. Setelah selesai, naskah itu pun diajukan ke penerbit. Jack optimis akan mendapat respon positif.

Tapi di luar dugaan, penerbit menolaknya. Ah tenang, masih banyak penerbit lainyang akan tertarik untuk mempublikasikan karyaku, pikirnya. ia pun mencoba lagi, dan hasilnya…ditolak lagi. Mencoba lagi, ditolak lagi. Begitu seterusnya. Hingga tanpa terasa naskahnya sudah ditolak 124 kali!!

            124 kali! Jumlah yang sangat banyak, bukan? Tak terbayangkan, bagaimana seseorang bisa bertahan menerima penolakan sebanyak itu. Jangankan 124 kali, sekali ditolak saja kita sering marah dan kecewa. Namun Jack tidak, ia yakin penolakan itu akan berakhir. Dan benar saja, naskah itu akhirnya diterima juga oleh penerbit berikutnya dan begitu terbit bukunya langsung laris manis. Saking larisnya, sampai-sampai dibuat serial. Lewat buku itu, Jack Canfield meraih rekor dunia sebagai penulis yang buku-bukunya menempati posisi nomor satu selama tujuh kali berturut-turut.Kini buku serial “Chicken Soup for The Soul“  sudah terbit di seluruh dunia dan terjual dari 112 juta kopi!!

            Yah, saya memang tak pernah bertemu dengan Jack, kecuali lewat dunia maya. Namun kisah ini selalu menginspirasi saya. Bahwa saat ditolak, seharusnya kita tidak fokus pada rasa kecewa, melainkan terus mencoba. Dalam hidup, penolakan seringkali tak terhindarkan. Apa yang terjadi jika kita mudah down? Mungkin kita takkan meraih pencapaian.
Ditolak memang tidak enak. Saat seseorang menolak kita, rasanya harga diri kita langsung jatuh di matanya. Tak heran bila terbesit rasa malu, marah dan kecewa. Tapi apa benar demikian?

            Saat proposal kita ditolak, bukan berarti kita buruk. Ditolak cinta, bukan berarti kita tak layak dicintai. Setiap orang punya sisi baik yang mungkin belum orang lain ketahui. Demikian pula saat gagasan atau hasil kerja kita ditolak, bukan berarti kita buruk dan tak layak sukses. Penolakan yang kita alami hanyalah salah satu bagian dari proses kehidupan yang harus kita lalui untuk mencapai hasil terbaik. Terbaik menurut versi-Nya, bukan versi kita. Penolakan hanyalah uji ketabahan yang akan mengangkat grade kita bila dapat melaluinya dengan sikap positif.
           
            Kak, ada tiga hal yang yang bisa diambil disini ^^

Pertama, penolakan bukanlah personal attack. Saat orang menolak kita, dia tidak menolak DIRI kita tapi sesuatu di luar kita seperti : pekerjaan kita, situasi lingkungan dan sebagainya. Jadi tidak perlu menyalahkan diri sendiri atas penolakan yang terjadi.
Kedua, selalu ada alasan dibalik penolakan. Mungkin timing-nya yang tidak tepat atau situasi yang kurang mendukung. Jangan dulu merasa down sebelum benar-benar tahu alasan sesungguhnya dibalik penolakan tersebut.
Ketiga, renungkan hikmahnya. Mungkin dengan ditolak, sejuta kebaikan menunggu kita. Jadi daripada terus memikirkan situasi negatif yang muncul akibat ditolak, lebih baik pikirkan kebaikan apa yang akan kita peroleh dengan ditolak atau keburukan apa yang kita peroleh jika kita tidak ditolak

            Bagaimana? Berani ditolak?
Yah harus dong. Kalau memang kita ingin bisa seperti jack Canfield, yaitu dengan sering ditolak kesuksesan akan semakin dekat, maka penolakan sebanyak apapun seharusnya tidak membuat kita surut. Malah membuat kita gembira, karena penolakan membuat kita berpikir tentang apa yang salah dan harus diperbaiki. Penolakan membawa kita pada perbaikan dan mawas diri. Ditolak membuat kita cakap, lebih kuat dan lebih bijak.
Jadi, saat kita mendapat sebuah penolakan, katakan saja : “ Terima kasih telah menolak saya! Terima kasih telah membuat saya menjadi kuat dan membawa keberhasilan saya selangkah lebih dekat“


Jika cobaan sepanjang sungai,
maka seharusnya kesabaran itu seluas samudera
Jika harapan itu seluas hamparan,
maka seharusnya ikhtiar itu seluas langit yang membentang
Jika pengorbanan itu sebesar bumi,
maka seharusnya keikhlasan itu seluas jagad raya

Agar tak kecewa ketika asa tak kita sampai,
Agar tak sedih ketika harapan tak tercapai,
Tersenyumlah….-^_^-

Hari ini adalah hari baru, hari penuh harapan..
Ikhlaskan apa yang kau inginkan dan Allah akan memberikan apa yang memang menjadi hakmu… (Amalinda)



Patrick



Panduan dan Trick
MANAJEMEN DIRI SEBAGAI AKTIVIS

Biar Sedikit, yang Penting Bangkit !!!
            Sedikit personil tidak menjadi penghalang untuk mencapai kesuksesan dalam suatu perkumpulan. Begitupun dalam berorganisasi, jumlah anggota yang banyak tidak selalu mengindikasikan bahwa tujuan organisasi yang dijalankan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Zam Zam, ketua BEM KM Universitas Negeri Yogyakarta periode 2011/2012, dalam Kajian Pengurus 1 (KASUS 1) .

Berikut ini adalah beberapa cara untuk memanajemen diri sebagai aktivis menurut Zam Zam, ketua BEM KM UNY 2012, antara lain:
1.      Manajemen waktu yang baik sangat diperlukan untuk dapat mencapai prestasi dalam perkuliahan maupun dalam berorganisasi.
Mengatur penggunaan waktu terlebih pada saat jadwal padat sangat berguna untuk mencegah adanya penyesalan karena kegiatan yang sia-sia. Jadwalkan kegiatan yang akan kalian jalani berdasarkan prioritas, bukan menprioritaskan untuk menjalankan jadwal yang telah paten. Hal ini akan sangat membantu kalian untuk menghindari adanya konflik sebagai seorang aktivis.
2.      Bertindak adil dalam segala sesuatu yakni memberikan porsi yang tepat dalam melaksanakan rutinitas di rumah, di bangku kuliah, dan di dalam organisasi.
Janganlah melakukan sesuatu berlebihan karena sesuatu yang berlebihan itu pasti tidak baik. Kita boleh aktif di organisasi, namun jangan lupakan tugas kuliah dan rutinitas di rumah.
3.      Pencapaian prestasi yang sempurna akan diraih apabila segala sesuatu ditempatkan sesuai porsinya.
Bersikaplah adil pada kegiatanmu dan juga pada orang-orang di sekitarmu. Cobalah untuk memikirkan keadaan teman di sekitarmu seperti kamu memikirkan orang tua, keluarga, dan kewajiban-kewajiban yang menjadi tanggunganmu karena teman di sebelahmu adalah orang pertama yang akan menolongmu jika kamu butuh pertolongan.
4.      Senantiasa bersyukur kepada Tuhan Semesta Alam yang telah menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya, tetap menjalin hubungan yang baik dengan keluarga tercinta, dan selalu menabur benih-benih kebaikan pada masyarakat.
Berbakti pada Illahi, berpacu dalam prestasi, dan berguna untuk negeri adalah salam IPA yang harus kita realisasikan sebagai mahasiswa Pendidikan IPA. Zam Zam menyatakan bahwa dalam masa kepemimpinannya, ia bersama pengurus BEM KM UNY lainnya, mampu mencapai suatu prestasi yang cukup membanggakan. Dengan jumlah pengurus yang jauh lebih sedikit dibanding dengan jumlah pengurus BEM di Universitas lainnya, BEM KM UNY mampu mencapai suatu prestasi yang sebelumnya belum pernah dicapai oleh BEM Universitas lainnya.
Dalam suasana yang cukup hangat di Taman Ormawa FMIPA UNY, Zam Zam menyatakan bahwa tingkat pencapaian keberhasilan dalam suatu organisasi ditentukan oleh kerjasama yang baik diantara pengurus-pengurusnya. Visi misi menjadi pedoman dalam melaksanakan setiap kegiatan. Oleh karena itu, masing-masing pengurus harus selalu berpegang pada visi misi ke depan yang telah disepakati bersama diawal kepengurusan. Saling menjaga kepercayaan dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai pernghargaan, mampu menghadirkan suasana kekeluargaan yang harmonis.
KASUS 1 yang dilaksanakan pada Jumat, 22 Maret 2013 lalu mengusung tema “Meningkatkan semangat dan loyalitas untuk menjalankan amanah di kepengurusan HIMA IPA 2013”. Dengan kajian ini, diharapkan pengurus-pengurus HIMA IPA 2013 akan terus menjaga semangat dan loyalitas dari awal sampai akhir kepengurusan. Di tengah rutinitas kuliah yang cukup padat dengan tugas-tugas, pengurus HIMA IPA 2013 harus selalu konsisten, komitmen, dan konsekuen terhadap amanah yang diembannya. Konsisten berarti senantiasa menjalankan apa yang telah menjadi tanggung jawabnya dengan baik. Komitmen berarti senantiasa menjaga semangat dan loyalitasnya serta konsekuen yang berarti siap dengan segala sesuatu yang akan terjadi selama menjalankan amanahnya.
Melalui HIMA IPA UNY, dengan anggota HIMA yang masih sedikit dibanding HIMA lainnya, mari kita taburkan benih-benih kebaikan untuk mahasiswa khususnya dan masyarakat umumnya. Karena pahlawan bukanlah mereka yang mampu memenejemen segala sesuatu dengan baik, namun pahlawan adalah mereka yang mampu menebar kebaikan dan kebermanfaatan. HIMA IPA... LEADING AND INSPIRING ^^  (Sanah)
 “Sukses itu bagaikan bayangan, Semakin dikejar semakin menjauh. Jadi, abaikan hal itu dan jalanilah hidup apa adanya. Niscaya sukses akan mengikutimu.”

Metamorfosains



HP Transparan, Inovasi HP Anti Maling

Teman-teman tahu gak sih?Ada sebuah kabar tentang hadirnya Smartphone transparan nampaknya akan segera di ‘realisasikan’ oleh sebuah vendor gadget bernama Polytron Technologies. Tidak hanya itu, kehadiran sang ‘Transparant Phone’ itu lebih cepat akan hadir dan kemungkinan akhir tahun 2013 ini para pecinta gadget sudah bias menikmati kecanggihan Ponsel Pintar Transparant tersebut. Seperti apa sih Ponsel Layar sentuh tembus pandang itu? Dan bagaimana cara perusahaan tersebut menerapkan teknologi canggih itu? Mari kita simak.

Sebuah konsep ‘Ponsel Transparant’ sudah akan menjadi ‘real’, ini berkat inovasi dari salah satu vendor Gadget yaitu Polytron Technology yang dengan bangga memperkenalkan konsep tersebut. Nah, Ponsel yang berbasis layar sentuh dan tergolong jenis ‘Smartphone’ itu kabarnya akan menggunakan teknologi Switchable Glass yang merupakan sebuah teknologi OLED menggunakan komponen Cristal Cair yang akan menjelma menjadi Teks, Ikon, Gambar, dan tampilan lainnya.
Cristal Cair ini akan ‘Memproyeksikan’ gambar sesuai dengan perintah penggunanya pada layar ponsel tembus pandang itu. Mungkin jika anda salah satu film ‘Iron Man’ maka yang akan terlintas di benak anda adalah ponsel yang digunakan oleh ‘Tony Stark’ dimana layarnya tembus pandang, dan teknologi nya sangat canggih, termasuk fasilitas Video Call yang digunakan.
Tak hanya memproyeksikan gambar, dengan layar tembus pandang ini, pengguna sejatinya akan memiliki dua layar sekaligus, layar belakang dan depan yang sama-sama bias digunakan, juga beberapa fitur seperti ‘Multi Touch’.  Kabarnya, teknologi Polytron Technologies ii sudah ditawarkan ke beberapa perusahaan gadget terkenal untuk di lanjutkan lagi vendor OEM.Nah, bagi teman –teman yang tak ingin HP nya lebih aman dari incaran maling segeralah beralih ke Polytron Technologies.
Nah, bagi kalian yang bingung  harus beli HP baru karena HP yang lama hilang dicuri maling, mungkin bisa  ganti HP mu dengan HP anti maling. Teknologi baru memang menjawab permasalahan masa kini. Akan tetapi, bagi kamu yang uangnya pas-pasan dan sudah punya HP bagus tak perlu beli yang baru ya. Mending uangnya buat beli buku atau membantu sesame yang membutuhkan. Ok??

Riski



Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu inginkan, Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.

Sonick



Sosok Unick
Ganie Indra Viantoro, Juara 2 STC 2013

Mahasiswa UNY kelahiran Cilacap bernama lengkap Ganie Indra Viantoro ternyata adalah satu-satunya mahasiswa Pendidikan IPA UNY yang menyaingi 3 mahasiswi Pendidikan IPA UNY lain yang lolos pada tahap 10 besar Smart Teaching Competition. Tepat pada tanggal 4 Mei 2013, sosok ini menduduki juara 2 STC (Smart Teaching Competition) yang dilaksanakan oleh HIMA IPA UNY.

Juara 2 STC (Smart Teaching Competition) 2013

Motivasi dia mengikuti STC adalah mencari pengalaman sebanyak – banyaknya dan ingin lebih mengenal teknik mengajar dari universitas lain. Hal ini dikarenakan  STC ini diikuti oleh Universitas lain seperti UNY, UIN, UST, dan Sanata Dharma. Selain itu, dengan STC ini akan melatih untuk berani berkompetisi.

Ganie Indra Viantoro mengajar di kelas saat STC

Sebelum mengikuti STC, mahasiswa yang memiliki hobi berpetualang ini sudah terbiasa melakukan microteaching pada mata kuliah Microteaching yang ia ambil pada semester 6 ini. Dengan hanya mengadopsi kebiasannya saat mempersiapkan microteaching setiap minggunya, pemuda yang pernah aktif dalam karang taruna ini hanya tinggal mempersiapkan bahan-bahan mengajar dengan materi yang sekiranya cukup untuk disampaikan dalam waktu 15 menit.
Dengan hanya berbekal pengalaman mengikuti lomba geguritan pada tahun 2002 dan mendapat juara 2, putra dari pasangan Sumantoro dan Uung Darsah mampu meraih juara 2 STC 2013. Mahasiswa kelahiran 23 Mei ini merasa tidak pernah membayangkan akan mendapatkan juara 2 STC. Ia tidak pernah menyangka karena banyaknya saingan yang menurutnya tidak bias diremehkan. “Ikut STC itu asyik, bisa memacu diri kita untuk siap terjun ke sekolah saat KKN PPL nantinya”, kata Ganie menjelaskan.
            Sebelum mengakhiri wawancara, mahasiswa yang bercita-cita menjadi dosen ini berpesan untuk angkatan 2011 yang akan menjalani KKN-PPL tahun depan agar mengikuti jejaknya untuk berpartisipasi dalam Smart Teaching Competition untuk menguji dan mengevaluasi kesiapan kita sebelum terjun langsung ke sekolah. Jangan takut untuk mencoba.
            Laila & Chan

                                

OASIS



OPINI MAHASISWA
LULUS 4 TAHUN ??KELAS BILINGUAL???
            Mumpung masih dalam bulan pendidikan, tak akan pernah basi jika kita harus membahas permasalahan dan isu dalam pendidikan. Teman-teman tahu kan kalau beberapa waktu lalu RSBI telah dibubarkan, apa yang terjadi dengan kelas Internasional??Lalu ada isu tentang kelas bilingual sebagai pengganti kelas internasional yang dulu dipersiapkan untuk guru RSBI. Adalagi berita tentang pelaksanaan kurikulum baru yaitu kurikulum 2013. Adakah dampak terhadap kehidupan mahasiswa di kampus? Salah satu isu terkait dampak dari Kurikulum 2013 bagi mahasiswa adalah target wajib lulus maksimal 4 tahun. Bagaimanakah tanggapan para mahasiswa? Yuk kita simak bnersama!!
 “Menurut saya kelas bilingual yang akan diberlakukan tahun depan cukup terarah dari segi kematangan konsepnya. Seleksi yang di lakukan membuat mahasiswa yang masuk kelas bilingual lebih kompetitif dan kapabel untuk memasuki kelas tersebut. Terkait dengan kurikulum 2013 walaupun agak sedikit memberatkan, bagi saya cukup petik sisi positifnya saja. Ketika mahasiswa secara langsung maupun tidak langsung di harapkan lulus 4 tahun, berarti mahasiswa harapannya akan lebih ‘bertanggungjawab’ dan semangat  menyelesaikan studinya dalam kurun waktu tersebut” ( Maysel P.S /P.IPA A’10)
“Saya setuju dengan berita tersebut. Fasilitas bagi mahasiswa yang membayar lebih harus dibedakan dan keharusan lulus 4 tahun adalah motivasi bagi mahasiswa untuk segera menyelasaikan studinya dan  tidak menyepelekan kuliah.”(A’yun/ P.IPA A’11)
Sebenarnya tidak masalah mengenai isu kelas bilingual tersebut apabila kualitas kelas yang nantinya benar-benar diterapkan tidak menurun, tapi justru meningkat. Sementara untuk mahasiswa S1 yang diharuskan lulus 4 tahun sepertinya merupakan hal wajar agar mahasiswa benar-benar konsentrasi pada kuliahnya. “(Marta/ P.IPA I’12)
“Isu kelas bilingual menurut saya bagus, sehingga  tidak terjadi kesenjangan antara kelas sub dan internasional, tapi semuanya berkedudukan sama, untuk berkompetisi masuk ke kelas bilingual sebagai peningkatan kompeten mahasiswa kelak. Kalau isu yng mahasiswa S1 wajib lulus 4 tahun, jujur saya baru tahu malah.”(Isnaeni/ A’12)
“Mengenai isu kelas internasional yang akan berganti nama menjadi kelas bilingual, menurut saya ini tidak akan memberikan efek yang luar biasa baik bagi mahasiswa maupun dosen. Kita lihat kenyataan di lapangan sekarang, kelas internasional memang memiliki perbedaan dengan kelas reguler dalam hal biaya, mata kuliah bahasa Inggris tambahan (English for Specific Purposes), dan bahasa pengantar dalam ujian.  Namun, kita lihat juga bahwa fasilitas, pelayanan, sistem pembelajaran, saya kira masih tidak jauh-jauh dengan kelas reguler. Jika, memang kelas internasional harus berubah menjadi kelas bilingual, ini tidaklah menjadi masalah, dengan catatan perubahan ini membawa perbaikan dalam semua aspek. Inilah harapan yang pasti akan muncul dari perubahan tersebut. Apalah arti sebuah nama.
Kurikulum 2013 mengharuskan mahasiswa lulus 4 tahun? Semua keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah sudah pasti menimbulkan pro dan kontra. Dan pasti akan membawa manfaat (hikmah) dan mudarat. Menanggapi pernyataan tersebut, saya hanya ingin mengambil hikmah dari isu tersebut. Yang pertama, jika mahasiswa harus lulus dalam 4 tahun, maka mahasiswa akan sangat serius dalam menjalani kuliah. Kedua, itung-itung sebagai bentuk pengabdian kepada orangtua karena mereka tidak terbebani  dengan biaya kuliah tambahan di atas 4 tahun. Jadi, mari kita ambil hikmah dibalik isu tersebut. Jadikan ini sebagai cambuk bagi kita agar kita rajin dan bersungguh-sungguh dalam kuliah. Bukannya lebih cepat lebih baik?”(Fithria Utami/ P.IPA I’11)
            Subhanallah..salut pada perwakilan mahasiswa berprestasi perwakilan tiap kelas yangsebagian besar menanggapi positif terhadap perubahan kebijakan pemerintah dan pemimpin baik dalam kurikulum, kelas pembelajaran maupun batas masa studi. Apapun tak ada yang tidak mungkin apabila kita mau berusaha, 4tahun lulus?ok. Berubah jadi kelas bilingual??siap. Begitulah para kader-kader bangsa yang siap mengahdapi berbagai kondisi kehidupan. Namun demikian, kalian tidak perlu khawatir karena batas masa studi mahasiswa tidak sebatas 4 tahun karena untuk mentoleransi para aktivis terutama ketua BEM Univ dalam menjalankan amanahnya.  Meskipun begitu, janganlah jadi mahasiswa pecinta kampus yang tak rela untuk lulus cepat. Jadilah mahasiswa militan, yang tak kenal lelah menghadapi setiap tantangan dan tak hanya lulus-lulusan. We are the one...one..we are the best..best..we are the MIPA..MIPA..luar biasa!!
(Laila)
 “Hal tersulit dalam kehidupan ini bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi melampaui ego dan diri kita sendiri.”                                    

Lima



LIPUTAN UTAMA
UPACARA HARDIKNAS, PEDULI PENDIDIKAN
Tepat pada hari Kamis tanggal 2 Mei 2013 lalu di halaman Rektorat Universitas Negeri Yogyakarta telah terlaksana Upacara Pendidikan. Upacara ini rutin dilaksanakan tepat pada hari Pendidikan yaitu  tanggal 2 Mei. Upacara tersebut dimulai pada pukul 06.30 WIB dengan dihadiri oleh seluruh dosen maupun karyawan, serta mahasiswa penerima beasiswa UNY 2013 (PPA BBM, Supersemar, dan bidikmisi). Undangan Upacara Hari Pendidikan Nasional ini dilampirkan resmi kepada masing-masing fakultas dengan keterangan memakai jas almamater.
Selama upacara berlangsung, keamanan upacara dibantu oleh UKM Menwa (Resimen Mahasiswa). Selain pihak UKM Menwa, yang berpartisipasi dalam upacara ini adalah UKM Pramuka sebagai pihak Pengibar bendera, UKM Madawirna dan Marching Band saat menyanyikan lagu Mengheningkan Cipta, Wajib Belajar, Hymne UNY, dan Syukur.
Pada upacara ini, Bapak Rohmat Wahab selaku Bapak Rektor UNY menyampaikan menyampaikan amanat dari Bapak Muhammad Nuh selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yaitu pertama, atas nama Pemerintah ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan, pemerintah daerah, organisasi yang bergerak di dunia pendidikan dan pemangku kepentingan lain atas segala ikhtiar, kepedulian dan perhatian yang diberikan dalam menumbuhkembangkan dunia pendidikan. Dengan upacara ini, diharapkan dapat memajukan dunia pendidikan menjadi semakin berkualitas dan akses pendidikan bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan semakin terbuka dan dapat segera terwujud.
Kedua, Mendikbud menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya atas persoalan penyelenggaraan Ujian Nasional Tingkat SMA sederajat tahun pelajaran
2012/2013 sebagai pelajaran yang sangat berharga dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.
Ketiga, Pemerintah akan menyediakan akses pendidikan, terutama di daerah 3T, berupa pengiriman guru melalui program Sarjana Mendidik di daerah 3T (SM3T). Dari sisi keterjangkauan pemerintah telah menyiapkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk pendidikan dasar dan menengah, Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Bidik Misi dan Beasiswa.Pada tahun 2013 ini, telah disiapkan anggaran Rp 7,8 triliun untuk BSM.
Selama itu, sejak dua tahun terakhir, telah dibuka beberapa perguruan tinggi negeri (termasuk Akademi Komunitas) di daerah perbatasan dan di beberapa daerah yang dinilai strategis. Di samping sebagai upaya penyebaran pusat unggulan perguruan tinggi tersebut, juga berperan sebagai sabuk pengaman sosial dan politik bagi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk itu, telah disiapkan kebijakan-kesempatan khusus bagi putra-putri Papua, Papua Barat, dan daerah 3T lain untuk menjadi mahasiswa di berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui program afirmasi pendidikan tinggi (ADIK).
Keempat, pemerintah pusat akan menerapkan Kurikulum 2013 mulai tahun ajaran 2013/2014 untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah secara bertahap dan terbatas. Bertahap, berarti kurikulum tidak diterapkan di semua kelas di setiap jenjang, tetapi hanya di kelas 1 (satu) dan kelas 4 (empat) untuk jenjang SD, dan kelas 7 (tujuh) untuk SMP, serta kelas 10 (sepuluh) untuk SMA dan SMK. Terbatas, diartikan bahwa jumlah sekolah yang melaksanakannya disesuaikan dengan tingkat kesiapan sekolah.  Kurikulum 2013 ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap secara utuh. Sehingga hal ini penting dalam rangka antisipasi kebutuhan kompetensi abad 21 dan menyiapkan generasi emas 2045.
Di akhir sambutannya, sesuai dengan amanah Mendikbud berpesan untuk bersama-sama membuka posko anti drop out (DO) atau anti putus sekolah pada awal tahun pelajaran nanti. Sehingga dapat dipastikan anak-anak Indonesia dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, terutama dari jenjang pendidikan ke menengah.
            “Dengan adanya Hari Pendidikan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, tidak hanya meningkatkan kualitas belajar, tetapi meningkatkan pula tingkat kedewasaan sesorang dalam menghadapi dunia global”, ujar Putri sebagai salah satu mahasiwa pendidikan IPA 2012 penerima beasiswa Bidikmisi. (Chan)
”Orang yang berpikiran negatif selalu melihat kesulitan dalam setiap kesempatan, Sedangkan orang sukses selalu mencari kesempatan dalam setiap kesulitan.”

Beritama




BERITA UTAMA
PENDIDIKAN, UJUNG TOMBAK KITA
“Pentingnya pendidikan sebagai vaksin dan elevator sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Kedua hal tersebut dapat menaikkan daya tahan sosial agar terhindar dari penyakit kemiskinan, ketidaktahuan, dan keterbelakangan beradaban, serta meningkatkan status sosial masyarakat” begitulah beberapa pesan dalam teks amanat dari Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh pada Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2013.
Memang di negeri yang sulit berkembang ini selalu saja dilanda kemiskinan ganda: miskin harta dan miskin logika. Mereka yang miskin harta jumlahnya jelas paling banyak jumlahnya. Kemiskinan harta dan kemiskinan logika itulah yang menggiring para pemikir sampai pada kesimpulan, bahwa bangsa ini menghadapi dua front besar: perang melawan kemiskinan dan melawan kebodohan. Tentu saja ini tergolong perang berat yang dahsyat. Sebab ini adalah jenis perang melawan lingkaran setan: Kita bodoh karena miskin, kita miskin karena bodoh. Berat bagi kita, karena melawan kebodohan dengan kebodohan dan melawan kemiskinan dengan kemiskinan. Hasilnya tentu bisa ditebak segera: kita bertambah miskin dan bertambah bodoh. Namun masih ada beberapa jalan keluar seperti kata Bapak Mendikbud kemarin yaitu “Bagaimana caranya menaikkan daya tahan (imunitas) sosial agar terhindar dari ketiga macam penyakit tersebut? Jawabannya adalah pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan dapat menjadi vaksin social.”
Pentingnya peranan tersebut, melatarbelakangi dipilihnya tema Hardiknas 2013 “Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan”. Tema itu merupakan cerminan dari jawaban terhadap tantangan, persoalan, dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi yang lebih baik. Layanan pendidikan harus dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai dengan prinsip pendidikan untuk semua (Education for All) tanpa membedakan asal-usul, status sosial, ekonomi, dan kewilayahan. Dengan upaya peningkatan kualitas pendidikan yang merata diharapkan menghasilkan bangsa yang berkompeten dalam pengetahuan, keterampilan, dan moral secara utuh, maka kemiskinan dan kebodohan dalam negeri ini akan terhapuskan secara menyeluruh. (Kikie)
 “Belajarlah dari mereka di atasmu. Nikmati hidup bersama mereka di sampingmu. Jangan remehkan mereka di bawahmu.”

Susunan Redaksi



Bima Sains diterbitkan oleh Bidang Jurnalistik
Penanggung Jawab: Rasyid Zuhdi
Pimpinan Redaksi: Laila Nurhayati
Redaktur: Kumalasari Diah Ayu Pebrianti
Layouter: Rizki Galuh Purwoko, Laila Nurhayati
Editor: Novita Amalinda D.R
Reporter: Laila Nurhayati, Kumalasari Diah Ayu Pebrianti, Siti Sulastri, Lutfi Yunial I
Pengisi kolom: Siti Nur Hasanah, Wulan Sari Ningsih, Taufik Nur Rahmadi, Rifqi Ramadani
Sekretariat: HIMA IPA @Gelanggang Ormawa FMIPA UNY
Email/FB:hima.ipa@gmail.com
Blog:hima-ipa.student.uny.ac.id

Menu


MENU

CERITA GILA
ITEM
SNAPSHOT

Salam Redaksi



Assalamu’alaikum wr.wb.
Hallo teman-teman, apa kabar?BIMA SAINS menyapa kembali di bulan Mei 2013, bulan Pendidikan . Di tengah hiruk pikuk dan dilema pemerintah mengatasi masalah pendidikan yang terjadi akhir-akhir ini, tim redaksi BIMA SAINS juga tak ingin kalah untuk mengupas beberapa masalah terkait pendidikan khususnya di program studi Pendidikan IPA UNY. Untuk itu, pada edisi kali ini tema pendidikan tetap menjadi menu utama. Selain berita tentang pendiidkan, upacara Hardiknas dan opini terkait kurikulum 2013, redaksi menampilkan Patrick, Sonick, Metamorfosains, Item dan Kamasastra yang pasti menghibur sekaligus menambah wawasan kalian. So, tunggu apalagi..Let’s chek this out!!!
Wa’alaikum salam wr.wb.
“Apa yang anda lakukan hari ini, merupakan kunci kebaikan ataupun juga kehancuran hari esok anda. Lakukanlah yang terbaik untuk hari ini.”